Selamat Datang Di Website Resmi PTUN Bandar Lampung "Website ini merupakan standarisasi website badan peradilan dibawah naungan Mahkamah Agung R.I"
Rapat Evaluasi Bulan November 2019

Rapat Evaluasi Bulan November 2019

Bandar Lampung, 6 Desember 2019 Rapat Evaluasi Bulan November pada Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung yang di laksanakan rutin setiap awal bulan. Rapat di pimpin langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tata More »

Rapat Pengisian Monitoring Implementasi E-Court – E-Litigasi

Rapat Pengisian Monitoring Implementasi E-Court – E-Litigasi

Rapat pengisian monitoring implementasi E-Court – E-Litigasi pada Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung, bertempat di ruang rapat Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung. More »

Rapat Evaluasi Bulan Oktober 2019

Rapat Evaluasi Bulan Oktober 2019

Bandar Lampung, 25 oktober 2019 Pelaksanaan Rapat bulanan evaluasi bulan oktober tahun 2019 More »

Monitoring dan Evaluasi Kepaniteraan MA RI

Monitoring dan Evaluasi Kepaniteraan MA RI

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kepaniteraan Mahkamah Agung Terkait Penanganan Perkara di Mahkamah Agung. Meliputi : kepatuhan, Pelaksaan, Delegasi bantuan panggilan/pemberitahuan (SEMA Nomor 6 Tahun 2014), Kepatuhan penyampaian dokumen Elektronik sebagai kelengkapan More »

Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan

Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan

Bandar Lampung, 11 November 2019 Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari P A H L A W A N, Wakil Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara More »

Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 91 Tahun 2019

Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 91 Tahun 2019

Bandar Lampung, 28 Oktober 2019 Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang Ke 91 Tahun, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung Bapak More »

 

Sejarah Pengadilan

  Sejarah Pengadilan

1.LatarBelakang Berdirinya Peradilan Tata Usaha Negara

Ide dibentuknya Peradilan Tata Usaha Negara adalah untuk menyelesaikan sengketa antara pemerintah dengan warga negaranya dan pembentukan lembaga tersebut bertujuan mengkontrol secara yuridis (judicial control) tindakan pemerintahan yang dinilai melanggar ketentuan administrasi (maladministrasi) ataupun perbuatan yang bertentangan dengan hukum (abuse of power). Eksistensi Peradilan Tata Usaha Negara diatur dalam peraturan perundang-undangan yang khusus yakni, Undang-Undang No.5 Tahun 1986 Tentang PTUN yang kemudian dirubah dengan Undang-Undang No.9 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara dan terakhir diubah dengan Undang Undang No.51 tahun 2009 dirasa sudah memenuhi syarat untuk menjadikan lembaga PTUN yang profesional guna menjalankan fungsinya melalui kontrol yudisialnya.

Philipus M. Hadjon menyatakan bahwa perlindungan hukum bagi rakyat dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif. Perlindungan hukum preventif adalah perlindungan hukum dimana rakyat diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan (inspraak) atau pendapatnya sebelum suatu keputusan pemerintah mendapat bentuk yangyang preventif bertujuan untuk mencegah terjadinya sengketa, sedangkan sebaliknya perlindungan hukum yang represif bertujuan untuk menyelesaikan sengketa. Perlindungan hukum yang preventif sangat besar artinya bagi tindakan pemerintah yang didasarkan kepada kebebasan bertindak, karena dengan adanya perlindungan hukum yang didasarkan pada diskresi. Dalam kajian Hukum Administrasi Negara, tujuan pembentukan peradilan administrasi Negara (Peradilan Tata Usaha Negara) adalah: defenitif, artinya perlindungan hukum preventif pemerintah terdorong untuk bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan.

  1. Memberikan perlindungan terhadap hak-hak rakyat yang bersumber dari hak- hak individu.
  2. Memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat yang didasarkan pada kepentingan bersama dari individu yang hidup dalam masyarakat tersebut.

Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, perlindungan hukum akibat dikeluarkannya ketetapan (beschiking) dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu melalui banding administrasi atau upaya administrasi dan melalaui peradilan. Menurut Sjahran Basah perlindungan hukum yang diberikan merupakan qonditio sine qua non dalam menegakan hukum. Penegakan hukum merupakan qonditio sine qua non pula untuk merealisasikan fungsi hukum itu sendiri. Fungsi hukum yang dimaksud adalah:

  • Direktif, sebagai pengarah dalam membangun untuk membentuk masyarakat yang hendak dicapai dengan tujuan kehidupan bernegara;
  • Integratif, sebagai pembina kesatuan bangsa;
  • Stabilitatif, sebagai pemelihara dan menjaga keselarasan, keserasian, dan keseimbangan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat;
  • Perfektif, sebagai penyempurna baik terhadap sikap tindak administrasi negara maupun sikap tindak warga apabila terjadi pertentangan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat;
  • Korektif, sebagai pengoreksi atas sikap tindak baik administrasi negara maupun warga apabila terjadi pertentangan hak dan kewajiban untuk mendapatkan keadilan.

2.Sejarah Berdirinya Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung

Pengadilan TUN Bandar Lampung dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 22 tahun 1994 tanggal 4 April 1994 secara operasi mulai beroperasi sejak diresmikan oleh Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Dan Peradilan Tata Usaha Negara yaitu Ibu Lies Sugondo, S.H pada tanggal 15 November 1996. Pada saat itu wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung meliputi provinsi Lampung dan Bengkulu, namun sejak terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1997 tanggal 29 Januari 1997 dan diresmikannya gedungPengadilan TUN Bengkulu pada bulanOktober 1998, maka wilayah hukum Pengadilan TUN Bandar Lampung hanya meliputi Provinsi Lampung.